Prak 06 Metodologi Desain ( Prototype pada 5 produk berbeda )



1. Tujuan : Untuk mengetahui tahapan prototype (desain thinking) pada 5 produk berbeda


2. Alat  : Laptop
3. Bahan : Artikel online

4. Dasar teori :

Tahap Prototype ini dapat dibagikan dan diuji dalam tim itu sendiri, di departemen lain, atau pada sekelompok kecil orang di luar tim desain. 

Ini adalah fase eksperimental, dan tujuannya adalah untuk mengidentifikasi solusi terbaik yang mungkin untuk setiap masalah yang diidentifikasi selama tiga tahap pertama. 

Solusi tersebut diimplementasikan dalam prototipe dan, satu-per-satu, mereka diselidiki dan diterima, diperbaiki dan ditinjau ulang, atau ditolak atas dasar pengalaman pengguna. 

Pada akhir tahap ini, 



5. Tugas praktikum : 

  • memberi contoh penerapan tahapan Prototype (desain thinking) pada 5 produk berbeda



6. Hasil praktikum :
https://drive.google.com/file/d/1LHG2iDouC1iejmWK3YT30EUHsjmLvKzf/view?usp=drivesdk

5 PROTOTYPE
PADA 5 PENEMUAN YANG BERBEDA

A.AQUA 
  1. Gagal saat mencampurkan O2 dalam air sumur
  2. Berhasil menemukan air pegunungan yang terkandung O2 didalamnya 

B.LAMPU 
  1. Percobaan penggunaan platina pada filamen pada lampu listrik yang seharusnya tidak meleleh namun meleleh
  2. Percobaan pengunaan mercury pada lampu listrik namun menghasilkan tegangan terlalu tinggi sehingga membuat tabung menjadi pecah
  3. Penggunaan karbon sebagai isolator, namun karbon dapat cepat teroksidasi di udara
  4. Percobaan 1000 bahan dasar filamen, salah satunya adalah dengan rambut ekor kuda
  5. Lampu listrik dapat bertahan lama dengan filamen berbahan dasar benag J503

C.PENSIL STAEDTLER 
  1. Mencoba menggunakan bongkahan grafit untuk menulis. Namun tidak efektifkarena bongkahan tidak beraturan dan mudah mengotori tangan. 
  2. Membentuk bongkahan grafit berupa batangan grafit yang dililiti benang supaya tidak mudah patah dan mengotori tangan. Namun hal itu dinilai tidak efektif karena untuk meneliti satu batang grafit dengan benang membutuhkan waktu lama. 
  3. Lilitan benang diganti dengan kayu yang dilubangi ditengah dan batangan grafit diselipkan didalamnya. 

D.KIPAS ANGIN LISTRIK 

  1. Kipas angin listrik pertama ditemukan oleh  Schuyler  Skeats Wheeler pada tahun 1882. Beliau memperkenalkan kipas angin listrik dengan dua baling-baling tanpa pelindung apapun dan digerakkan dengann tenaga motor listrik. 
  2. Dirasa kurang efektif karena tidak memiliki pelindung, sehingga saat baling-baling berputar dapat melukai seseorang didekatnya, maka kipas angin listrik lebih lanjut dikembangkan oleh Philip H. Diehl yang dapat menemper dilangit-langit rumah sehingga tidak mudah melukai orang saat baling-baling berputar dan selanjutnya dipatenkan pada tahun 1887
  3. Pada  1904, Diehl menambahkan sendi split ball sehingga kipas angin dapat bergerak kesana kemari dan terus dikembangkan bentuk dan kualitasnya hingga seperti saat ini 

E.MESIN FOTOCOPY 

  1. Pada tahun 1938 yaitu dengan bereksperimen dengan memanfaatkan bubuk jelaga (karbon) dan penyinaran cahaya untuk memindahkan suatu tulisan dari medium satu ke medium lain. Carlson juga menggunakan konsep hoto-conductivity yang intinya, dengan proses ini, gambar bisa digandakan dengan proses perubahan elektron tersebut.
  2. Kegagalan dalam penjualan/pemasaran yang disebabkan oleh nama mesin fotocopy tersebut.
7. Petunjuk Praktikum : -

8. Kesimpulan : 

Tahap prototype pada desain thinking merupakan tahapan yang penting. Karena disinilah tim desain akan memiliki gagasan yang lebih baik tentang kendala yang melekat dalam produk, masalah yang ada, dan memiliki perspektif yang lebih baik / lebih banyak informasi tentang bagaimana pengguna nyata akan berperilaku, berpikir, dan merasa ketika berinteraksi dengan produk akhir.

9. Referensi :



  • https://www.kanalinfo.web.id/2016/09/sejarah-pensil-staeedtler.html?m=1
  • https://www.penemu.co/penemu-kipas-angin-listrik-schuyler-skaats-wheeler/
  • https://davidtianz.blogspot.com/2013/07/sejarah-mesin-foto-copy.html
  • https://www.dictio.id/t/sejarah-berdirinya-air-meneral-aqua/16884
  • http://refinaldi11.blogspot.com/2014/10/sejarah-air-mineral-kemasan-di.html?m=1 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Praktikum 14 - Menyusun hasil materi desain thinking sesuai format PKM

Prak-10 EDIPT Pada Buku TA MMB

Praktikum 13 - Implementasi Design Thinking 2