Artikel Ikan Arwana
IKAN ARWANA
(Scleropages
formosus)
A.
Sekilas tentang ikan arwana:
Ikan
Arwana merupakan
salah satu spesies ikan hias air tawar yang sangat digemari kalangan tertentu.
Ikan ini juga disebut “Ikan Naga” karena sering dihubungkan dengan naga
dari Mitologi
Tionghoa dimana
naga versi Cina dianggap sebagai simbol kekuatan alam, khususnya angin topan.
Pada umumnya makhluk ini dianggap memiliki sifat yang baik selama ia selalu
dihormati. Sedangkan naga dalam budaya Kalimantan, khususnya suku Dayak dan suku Banjar dianggap sebagai simbol alam
bawah. Naga digambarkan hidup di dalam air atau tanah dan disebut sebagai Naga
Lipat Bumi. Naga merupakan perwujudan dari Tambun yaitu makhluk
yang hidup dalam air.
B.
Ciri morfologis Ikan Arwana
Secara morfologis (ciri-ciri
fisik), badan dan kepala arwana agak padat. Tubuhnya pipih dan punggungnya
datar, hampir lurus dari mulut hingga sirip punggung. Garis lateral atau gurat
sisi yang terletak di samping kiri dan kanan tubuh arwana panjangnya antara
20-24 cm. Bentuk mulutnya mengarah keatas dan mempunyai sepasang sungut pada
bibir bawah. Ukuran mulutnya lebar dan rahangnya cukup kokoh. Giginya berjumlah
15-17. Bagian insangnya dilengkapi dengan penutup insang. Letak sirip
punggungnya berdekatan dengan pangkal sirip ekor (caudal). Sirip anusnya lebih
panjang daripada sirip punggung (dorsal), hampir mencapai sirip perut
(ventral). Panjang arwana dewasa sangat variatif, antara 30-80 cm. Bentuk
badannya gepeng dan bersisik besar meliuk-liuk indah saat berenang di akuarium.
Ditambah tumbuhnya dua sungut di ujung bibir bawah membuat ikan ini mirip liong
atau naga. Karena itu, tidak mengherankan jika sebagian masyarakat menyebutnya
dengan kimliong atau ikan naga emas. Layaknya naga, arwana juga dianggap
sebagai simbol keberhasilan, keperkasaan, dan kejayaan.
D. Cara
Budidaya Ikan Hias Arwana
Budidaya ikan arwana
tidak hanya dilakukan di kolam-kolam besar. Tetapi, kita bisa melakukan budidaya
ikan arwana di dalam akuarium. Hal ini cukup mudah untuk dilakukan dan tidak
membutuhkan biaya yang terlalu banyak. Terdapat beberapa langkah-langkah yang
harus dilakukan untuk dapat melakukan budidaya di akuarium, yaitu sebagai
berikut :
1)
Siapkan Media Untuk Budidaya
Langkah
pertama dalam budidaya ikan arwana adalah menyiapkan media untuk budidaya yaitu
akuarium beserta perlengkapannya. Jumlah akuarium yang dibutuhkan untuk
budidaya ikan arwana adalah sekitar 4-5 akuarium. Sedangkan, perlengkapan yang
perlu untuk disediakan adalah alat pengukur suhu, aerator, heater, filter air,
dan lampu.
2)
Menentukan Ikan Arwana yang Akan
dibudidayakan
Langkah
kedua, kamu harus menentukan jenis ikan arwana apa yang akan kamu budidayakan.
Karena jenis ikan hias arwana sangat banyak. Jika kamu ingin mendapatkan
keuntungan yang banyak, kamu bisa memilih ikan arwana super red untuk kamu
budidayakan. Karena jenis ikan ini mempunyai harga yang cukup mahal yaitu
sekitar 5 juta rupiah untuk arwana dewasa dan benihnya sekitar 1 juta
rupiah/ekor. Selain itu, ikan arwana super red juga banyak peminatnya. Namun,
jika kamu tidak mempunyai modal yang banyak, maka kamu bisa memilih alternatif
ikan arwana lainnya, misalnya ikan arwana silver. Karena harga bibit ikan
arwana silver ini tidak terlalu mahal.
3)
Menyiapkan Indukan Ikan Arwana
yang terbaik
Kualitas
indukan ikan arwana yang akan dikembangbiakkan sangat mempengaruhi hasil yang
diperoleh. Jika indukan yang digunakan memiliki kualitas yang baik, maka
kemungkinan besar hasil yang diperoleh juga akan baik, begitu juga sebaliknya.
Oleh karena itu, pilihlah indukan yang terbaik untuk dikembangbiakkan.
Ikan
arwana yang siap untuk dikembangbiakan adalah ikan arwana yang mempunyai umur
sekitar 4 tahun atau lebih. Usahakan ikan arwana ini dipisahkan dengan ikan
arwana yang lainnya. Kenapa? Karena ikan arwana yang akan dikembangbiakan harus
diberi makanan khusus, yaitu udang. Sedangkan, cara untuk membedakan antara
ikan arwana jantan dengan betina adalah dengan melihat ukuran tubuh dan kepala
ikan. Jika ukuran tubuh dan kepala ikan kecil, maka ikan tersebut adalah ikan
arwana betina.
4)
Waktunya Mengembangbiakkan
Langkah
selanjutnya adalah kita perlu memahami ikan arwana mana saja yang sudah
menemukan pasangannya. Cara untuk mengetahui ikan arwana sudah menemukan
pasangannya atau belum adalah dengan memperhatikan ikan-ikan arwana tersebut di
dalam akuarium. Jika terdapat dua ikan arwana yang berlainan sering berenang
berdampingan dengan kepala dan ekor saling menempel, maka bisa dipastikan bahwa
ikan arwana tersebut sudah menemukan pasangannya. Ketika kamu melihat arwana
seperti itu, kamu harus segera memindahkan kedua ikan arwana tersebut ke dalam
akuarium yang khusus untuk pengembangbiakan.
Akuarium
yang digunakan untuk pengembangbiakan harus dirubah sedemikan rupa agar nyaman
bagi ikan arwananya. Untuk proses bertelur, ikan arwana tidak perlu dibantu.
Karena ikan arwana jantan seakan-akan memakan telur setelah ikan arwana betina
mengeluarkan telur-telurnya. Padahal, ikan arwana jantan sebenarnya membuahi
telur-telur tesebut sampai keluar menjadi larva. Larva yang dikeluarkan oleh
ikan arwana jantan biasanya berumur 8 minggu.
5)
Pembesaran Benih
Benih
ikan arwana yang masih berukuran sekitar 1 cm sebaiknya diberi makan cacing
pita. Setelah benih-benih tersebut tumbuh besar sampai berukuran sekitar 12 cm.
Setelah benis sudah berukuran 12 cm, sebaiknya benih-benih tersebut dipisahkan
dengan induknya. Karena induk ikan arwana kemungkinan besar akan memakan
benih-benih tersebut ketika sedang lapar.
6)
Bentuk Ikan Arwana
Setelah
benih ikan dipisahkan pada saat berukuran 12 cm, rawatlah bibit ikan tersebut
dengan baik sampai berukuran 25 sampai 40 cm. Karena ikan yang memiliki ukuran
sekitar 25 sampai 40 cm dicari oleh banyak orang. Apalagi ikan arwananya
memiliki warna yang bagus dan berkarakter agresif. Untuk memiliki warna dan
karakter seperti itu, kamu bisa menjemur ikan arwana di bawah sinar matahari
setiap pagi.
7) Saatnya
Panen
Jika ikan arwana hasil budidaya
kamu sudah memiliki warna yang bagus dan agresif, maka ikan kamu sudah siap
untuk dijual. Kamu dapat mencari penyalur besar ikan arwana atau pedagang besar
di kota besar agar kamu tidak perlu repot-repot lagi untuk memasarkan ikan
arwana hasil budidaya kamu.
E. Makanan
Terbaik Untuk Ikan Arwana
Ikan hias arwana
memiliki keindahan pada warna sisik dan bentuk tubuhnya, namun demikian dalam
memberikan makanan ikan hias arwana ini haruslah di perhatikan, mengapa?
karena, makanan yang kurang tepat pada ikan hias ini akan menimbulkan warna
sisik kurang cerah atau pudar. jadi sebaiknya anda harus lebih selektif dalam
memberikan makanan pada ikan hias arwana ini.
Berikut makanan yang
baik bagi ikan hias arwana :
v Cacing
Darah Beku
Makanan
jenis ini sangat cocok untuk pertumbuhan anakan ikan arwana yang berukurang
kurang lebih 8 cm. Makanan ikan yang satu ini disamping memiliki gizi yang baik
utnuk ikan juga sangat murah dan mudah anda dapatkan di penjual ikan hias
biasanya.
v Udang /
Ruuh
Udang
merupakan makanan yang baik untuk ikan hias arwana, mengapa demikian? karena,
udang ini dianggap mampu memberikan perubahan warna yang baik pada sisik ikan
hias arwana.Cara pemberiannya bisa anda silang dengan makanan yang lain, namun
sebelum diberikan sebaiknya anda buang terlebih dahulu bagian sungut udang,
karena sungut udang ini memiliki tekstur keras takutnya nanti mulut ikannya
rusak.
v Jangkrik
Jangkrik
merupakan makanan utama untuk arwana kita, mengapa demikian ? karena jangkrik
ini memiliki kandungan betacarotene yang dianggap mampu memberikan perubahan
dan menjaga warna ikan arwana kita. Namun sebelum memberikan pakan ini
sebaiknya kaki jangkrik harus di potong terlebih dahulu, karena akan merusak
mulut dan perut arwana kita sama halnya dengan udang.
v Kodok /
Katak Kecil
Kodok
juga merupakan makan yang baik untuk ikan arwana. Kodok mengandung lemak dan
daging yang baik untuk pertumbuhan arwana kita. namun, jangan kodok ini jangan
anda jadikan sebagai makanan utama karena jika terlalu banyak akan mempengaruhi
warna arwana kita.
J
semoga
bermanfaat J
Komentar
Posting Komentar